Semua dokumen & panduan

Dokumentasi & Regulasi Guru SD

Panduan Umum Kokurikuler

Penjelasan kegiatan kokurikuler di SD, tiga bentuk pelaksanaannya, delapan dimensi profil lulusan yang dituju, dan langkah perencanaannya.

Kokurikuler adalah kegiatan yang memperkuat pencapaian delapan dimensi profil lulusan. Kegiatan ini punya alokasi waktu sendiri dalam struktur kurikulum, terpisah dari jam mata pelajaran, dan dirancang oleh sekolah sesuai kebutuhan muridnya.

Ketentuan kokurikuler diubah lewat Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025. Aturan itu tidak lagi memakai istilah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5); rujukan pelaksanaannya sekarang adalah Panduan Kokurikuler dari BSKAP.

Tiga Bentuk Kegiatan Kokurikuler

Sekolah dapat memilih satu bentuk atau menggabungkannya:

  • Pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu: Murid mengerjakan kegiatan bertema yang menghubungkan beberapa mata pelajaran, misalnya projek peduli lingkungan yang melibatkan IPAS, Matematika, dan Bahasa Indonesia.
  • Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Pembiasaan yang dijalankan bersama keluarga, masyarakat, dan media sebagai mitra sekolah.
  • Cara lainnya: Kegiatan khas sekolah, seperti kegiatan keagamaan atau tradisi setempat. Kegiatan ini terhitung kokurikuler selama terencana, melibatkan murid secara aktif, memiliki asesmen, dan mengarah pada profil lulusan.

Dimensi yang Dituju

Setiap kegiatan kokurikuler memilih satu atau beberapa dari delapan dimensi profil lulusan sebagai sasaran: keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Uraian setiap dimensi ada di halaman Pengenalan Kurikulum.

Pembagian Peran

  • Kepala sekolah: Menjadi penanggung jawab, menentukan koordinator kokurikuler, dan memimpin analisis kebutuhan untuk memilih dimensi yang akan dikuatkan.
  • Koordinator kokurikuler: Guru yang ditunjuk untuk mengoordinasikan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.
  • Guru kelas dan guru mata pelajaran: Menjadi fasilitator, yaitu menyusun perencanaan bersama koordinator, mendampingi murid, dan melakukan asesmen.

Langkah Perencanaan

Analisis Kebutuhan Sekolah

Petakan kebutuhan belajar murid dan sumber daya yang tersedia, lalu tentukan dimensi profil lulusan yang paling perlu dikuatkan.

Tentukan Tema dan Bentuk Kegiatan

Kembangkan tema yang dekat dengan lingkungan sosial budaya murid, lalu pilih bentuk kegiatannya.

Rumuskan Tujuan Pembelajaran Kokurikuler

Gabungkan kompetensi dari dimensi yang dipilih dengan konten tema. Contoh dari panduan: "Murid mampu mengidentifikasi kondisi lingkungan sekitar dan menyampaikan pesan ajakan hidup bersih secara kreatif."

Atur Alokasi Waktu dan Alur Kegiatan

Hitung jam kokurikuler yang tersedia untuk kelas Anda, lalu susun tahapan kegiatannya dari awal sampai refleksi.

Alokasi Waktu

KelasAlokasi Kokurikuler per Tahun
I dan II216 JP
III, IV, dan V252 JP
VI224 JP

Muatan lokal tetap dapat dimasukkan ke kegiatan kokurikuler tanpa mengurangi jam pelajaran muatan lokal itu sendiri.

Contoh tema dan kegiatan ada di halaman Contoh Tema & Kegiatan per Fase, sedangkan asesmen dan pelaporannya dibahas di halaman Asesmen & Pelaporan Kokurikuler.

Alat Kerja Terkait di Guru Kampung (Gratis)

Langsung gunakan alat bantu kerja harian berikut untuk mempraktikkan isi panduan di atas: