Semua dokumen & panduan

Dokumentasi & Regulasi Guru SD

Bahasa Inggris SD

Struktur materi Bahasa Inggris SD, contoh tujuan pembelajaran, ide aktivitas menyanyi dan vocabulary, serta asesmen.

Bahasa Inggris SD

Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib di SD mulai kelas III, dengan alokasi 2 JP per minggu. Pembelajarannya berfokus pada kemampuan memahami dan merespons teks sederhana tentang kehidupan sehari-hari, baik lisan, tulis, maupun multimodal.

Capaian Pembelajaran Bahasa Inggris dimulai dari Fase B. Pada Fase A (kelas I dan II), murid masih berfokus pada literasi dalam bahasa Indonesia, sehingga tidak ada CP Bahasa Inggris untuk fase tersebut.

Capaian Pembelajaran per Fase

CP Bahasa Inggris terdiri atas tiga elemen: Menyimak-Berbicara, Membaca-Memirsa, dan Menulis-Mempresentasikan. Ringkasannya menurut Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025:

  • Fase B (Kelas III dan IV): Memahami dan merespons teks lisan, teks tulis pendek, atau teks multimodal sederhana tentang kehidupan sehari-hari, secara verbal maupun nonverbal; serta mengomunikasikan gagasan tentang topik sehari-hari dalam teks tulis pendek.
  • Fase C (Kelas V dan VI): Memahami alur informasi, gagasan utama, dan informasi rinci dari beragam teks pendek tentang topik sehari-hari; merespons secara lisan dengan kalimat pendek dan sederhana; serta mengomunikasikan ide dan pengalaman melalui berbagai jenis teks tulis sederhana.

Contoh Tujuan Pembelajaran dan Aktivitas Kelas

Kenalkan kosakata dan ungkapan baru lewat lagu, permainan, dan percakapan pendek:

  • Tujuan Pembelajaran (Fase B): Siswa dapat merespons instruksi lisan sederhana tentang bagian tubuh (parts of body).
    • Ide Aktivitas: Siswa bermain "Simon Says" dengan menunjuk hidung, mata, atau telinga sesuai instruksi guru.
  • Tujuan Pembelajaran (Fase C): Siswa dapat menulis teks pendek tentang kegiatan sehari-harinya.
    • Ide Aktivitas: Siswa membuat jadwal harian bergambar dengan keterangan kalimat sederhana, lalu menceritakannya kepada teman sebangku.

Media Belajar Sederhana dan Contoh Asesmen

Gunakan media cetak bergambar tebal untuk memandu interaksi anak:

  • Media Pembelajaran: Flashcards Bergambar (kartu bergambar buah, hewan, atau benda kelas beserta tulisan bahasa Inggris dan pelafalan cara bacanya di balik kartu).
  • Asesmen Kelas: Tes lisan unjuk kerja memperkenalkan diri (self-introduction) menggunakan kalimat pengantar sederhana seperti "Hello, my name is...".