[{"data":1,"prerenderedAt":198},["ShallowReactive",2],{"dokumen-\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fpengenalan":3,"dokumen-siblings-\u002Fdokumen\u002Fkurikulum":171},{"id":4,"title":5,"body":6,"description":163,"extension":164,"meta":165,"navigation":166,"path":167,"seo":168,"stem":169,"__hash__":170},"dokumen\u002Fdokumen\u002F4.kurikulum\u002F1.pengenalan.md","Pengenalan Kurikulum",{"type":7,"value":8,"toc":155},"minimark",[9,13,19,24,27,56,60,63,83,90,94,97,148,152],[10,11,12],"p",{},"Kurikulum SD saat ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, yang mengubah Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024. Perubahan terbesarnya ada pada tiga hal: pembelajaran mendalam masuk ke kerangka dasar kurikulum, kokurikuler mendapat bentuk baru, dan arah lulusan dirumuskan dalam delapan dimensi profil lulusan.",[14,15,16],"note",{},[10,17,18],{},"Sekolah boleh menerapkan ketentuan ini secara bertahap mulai dari kelas I dan kelas IV, atau serentak di semua kelas.",[20,21,23],"h2",{"id":22},"tiga-bagian-struktur-kurikulum","Tiga Bagian Struktur Kurikulum",[10,25,26],{},"Struktur kurikulum SD terdiri atas tiga bagian yang saling melengkapi:",[28,29,30,38,50],"ul",{},[31,32,33,37],"li",{},[34,35,36],"strong",{},"Intrakurikuler:"," Pembelajaran mata pelajaran untuk mencapai Capaian Pembelajaran (CP) di setiap fase.",[31,39,40,43,44,49],{},[34,41,42],{},"Kokurikuler:"," Kegiatan yang memperkuat pencapaian profil lulusan, dengan alokasi waktu tersendiri setiap tahun. Penjelasannya ada di halaman ",[45,46,48],"a",{"href":47},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fkokurikuler\u002Fpanduan-umum","Kokurikuler",".",[31,51,52,55],{},[34,53,54],{},"Ekstrakurikuler:"," Layanan pengembangan minat dan bakat. Sekolah paling sedikit menyediakan kepramukaan atau kepanduan lainnya.",[20,57,59],{"id":58},"pembelajaran-mendalam-sebagai-pendekatan","Pembelajaran Mendalam sebagai Pendekatan",[10,61,62],{},"Pembelajaran mendalam bukan mata pelajaran dan bukan kurikulum baru. Ia adalah pendekatan yang dipakai di semua mata pelajaran, dengan tiga prinsip:",[28,64,65,71,77],{},[31,66,67,70],{},[34,68,69],{},"Berkesadaran:"," Murid memahami tujuan belajarnya, termotivasi, dan mampu mengatur diri.",[31,72,73,76],{},[34,74,75],{},"Bermakna:"," Murid dapat menerapkan pengetahuannya dalam situasi nyata.",[31,78,79,82],{},[34,80,81],{},"Menggembirakan:"," Suasana belajar positif, menantang, dan memotivasi.",[10,84,85,86,49],{},"Ketiga prinsip itu diwujudkan lewat pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Cara menerapkannya di kelas dibahas di halaman ",[45,87,89],{"href":88},"\u002Fdokumen\u002Fstrategi-metode\u002Fdeep-learning","Pembelajaran Mendalam",[20,91,93],{"id":92},"delapan-dimensi-profil-lulusan","Delapan Dimensi Profil Lulusan",[10,95,96],{},"Standar Kompetensi Lulusan (Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025) merumuskan delapan dimensi yang dituju oleh seluruh pembelajaran:",[98,99,100,106,112,118,124,130,136,142],"ol",{},[31,101,102,105],{},[34,103,104],{},"Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa:"," Meyakini dan mengamalkan ajaran agama atau kepercayaannya, serta berakhlak mulia.",[31,107,108,111],{},[34,109,110],{},"Kewargaan:"," Bangga akan identitas dan budayanya, menghargai keberagaman, dan menaati aturan bersama.",[31,113,114,117],{},[34,115,116],{},"Penalaran kritis:"," Ingin tahu, berpikir logis, dan mampu menyelesaikan masalah dengan literasi dan numerasi.",[31,119,120,123],{},[34,121,122],{},"Kreativitas:"," Produktif, berinovasi, dan mampu merumuskan solusi.",[31,125,126,129],{},[34,127,128],{},"Kolaborasi:"," Peduli, mau berbagi, dan mampu bekerja sama dengan berbagai kalangan.",[31,131,132,135],{},[34,133,134],{},"Kemandirian:"," Bertanggung jawab, berinisiatif, dan mampu beradaptasi.",[31,137,138,141],{},[34,139,140],{},"Kesehatan:"," Menjalankan pola hidup bersih dan sehat, fisik maupun mental.",[31,143,144,147],{},[34,145,146],{},"Komunikasi:"," Menyimak, membaca, berbicara, dan menulis dengan baik sesuai etika.",[20,149,151],{"id":150},"peran-guru-kelas","Peran Guru Kelas",[10,153,154],{},"Guru kelas merancang pembelajaran yang membuat murid aktif memahami, mencoba, dan merefleksikan apa yang dipelajarinya. Kurikulum berfokus pada muatan esensial, sehingga Anda punya ruang untuk memperdalam materi alih-alih mengejar ketuntasan semua topik.",{"title":156,"searchDepth":157,"depth":157,"links":158},"",2,[159,160,161,162],{"id":22,"depth":157,"text":23},{"id":58,"depth":157,"text":59},{"id":92,"depth":157,"text":93},{"id":150,"depth":157,"text":151},"Gambaran kurikulum SD yang berlaku menurut Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, mulai dari tujuan, pembelajaran mendalam, hingga delapan dimensi profil lulusan.","md",{},true,"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fpengenalan",{"title":5,"description":163},"dokumen\u002F4.kurikulum\u002F1.pengenalan","tjZZdSG-fmVLN3dEu_FdCIwsDVarwdvQtKBtpbMWc1U",[172,175,176,179,182,185,188,190,192,195],{"path":173,"title":174},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002F.navigation","Kurikulum",{"path":167,"title":5},{"path":177,"title":178},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fstruktur-kurikulum-sd","Struktur Kurikulum SD (Fase A, B, C)",{"path":180,"title":181},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fcapaian-pembelajaran-cp","Capaian Pembelajaran (CP)",{"path":183,"title":184},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fpembelajaran-berdiferensiasi","Pembelajaran Berdiferensiasi",{"path":186,"title":187},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fasesmen","Asesmen (Formatif dan Sumatif)",{"path":189,"title":48},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fkokurikuler\u002F.navigation",{"path":47,"title":191},"Panduan Umum Kokurikuler",{"path":193,"title":194},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fkokurikuler\u002Fcontoh-tema-kegiatan","Contoh Tema & Kegiatan per Fase",{"path":196,"title":197},"\u002Fdokumen\u002Fkurikulum\u002Fkokurikuler\u002Fasesmen-pelaporan","Asesmen & Pelaporan Kokurikuler",1793382565289]